Jl. Raya Serpong Damai Sektor VI Blok 201 No.2, BSD, Tangerang Selatan Banten - 15320
02153154661

Melalui Klinik Ekspor, Bea Cukai Banten Dukung Perluasan Ekspor UMKM Cartenz Cocoa

Di publish pada 21-01-2026 16:18:50

Melalui Klinik Ekspor, Bea Cukai Banten   Dukung Perluasan Ekspor UMKM Cartenz Cocoa
Melalui Klinik Ekspor, Bea Cukai Banten Dukung Perluasan Ekspor UMKM Cartenz Cocoa

TANGERANG SELATAN – Bea Cukai Banten terus memperkuat perannya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menembus pasar global. Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai program pendampingan, antara lain Customs Visit Customer (CVC), Klinik Ekspor, serta Agen Fasilitas yang memberikan asistensi kepada UMKM berorientasi ekspor.

Dalam rangka mendukung peningkatan ekspor UMKM, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Banten melaksanakan kegiatan Klinik Ekspor dengan mengunjungi salah satu UMKM binaan Bea Cukai Banten yaitu Cartenz Cocoa. Berada di bawah naungan PT Persatuone Komoditas Indonesia, Cartenz Cocoa telah berhasil mengekspor produk bubuk kakao ke pasar internasional hingga ke negara Maroko, Aljazair dan Mesir. 

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Banten, Broto Setia Pribadi beserta Agen Fasilitas Kepabeanan yang tergabung dalam Tim Klinik Ekspor melakukan asistensi langsung ke Cartenz Cocoa pada Rabu, 21 Januari 2026. 

“Bea Cukai Banten selalu siap memberikan asistensi kepada UMKM agar dapat berhasil melakukan ekspor, bahkan memperluas negara tujuan ekspornya,” ujar Broto. 

Asistensi yang diberikan mencakup pendampingan pemenuhan dokumen ekspor, pemahaman ketentuan teknis, hingga edukasi terkait regulasi kepabeanan. Program Klinik Ekspor ini menjadi wujud nyata komitmen Bea Cukai dalam meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di pasar global. 

Sementara itu, pemilik UMKM Cartenz Cocoa yang merupakan pasangan suami isteri, Nicholas Dennis Kurnia dan Ancilla Betaria Tirtana, menyambut baik kunjungan dari Agen Fasilitas Bea Cukai Banten serta mengungkapkan bahwa bimbingan dan asistensi yang diberikan sangat membantu dalam memperlancar keberhasilan ekspor produk mereka. 

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh Bea Cukai Banten. Bimbingan dan asistensi ekspor ini diharapkan dapat terus berlanjut agar ekspor produk UMKM kami terus berkembang dan memperluas negara tujuan ekspor,” ungkap Dennis. 

Selain melakukan asistensi, Broto mengingatkan agar setiap stakeholder Bea Cukai selalu mewaspadai terhadap usaha penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai dan memastikan setiap informasi yang diterima berasal dari kanal resmi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. 

Melalui Klinik Ekspor ini, diharapkan produk lokal Indonesia dapat semakin diperhitungkan di pasar mancanegara, tidak hanya berkembang di dalam negeri tetapi juga mampu menembus dan bersaing di tingkat internasional. UMKM Naik Kelas, Ekonomi Tancap Gas! 



Isikan nama, email dan komentar Anda

Highlight Kantor Kami

Website Kanwil Banten