Jl. Raya Serpong Damai Sektor VI Blok 201 No.2, BSD, Tangerang Selatan Banten - 15320
02153154661

Bea Cukai Banten Dukung Kelancaran IFEX 2026 Melalui Fasilitas TPPB

Di publish pada 06-03-2026 11:56:37

Bea Cukai Banten Dukung Kelancaran IFEX 2026 Melalui Fasilitas TPPB
Bea Cukai Banten Dukung Kelancaran IFEX 2026 Melalui Fasilitas TPPB

TANGERANG SELATAN – Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) bekerja sama dengan Dyandra Promosindo menyelenggarakan Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten.

 

Pameran yang berlangsung pada 5–8 Maret 2026 ini menghadirkan lebih dari 500 peserta pameran dengan lebih dari 5.000 produk unggulan, serta diproyeksikan menarik lebih dari 15.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri.

Produk yang ditampilkan dalam pameran ini mencakup furnitur berbahan kayu, rotan, dan bambu, serta berbagai produk dekorasi rumah, kerajinan, dan desain interior yang menjadi andalan industri kreatif Indonesia.

Penyelenggara menargetkan nilai transaksi hingga 320 juta dolar AS dari ajang ini, sekaligus memperkuat ekspor furnitur Indonesia ke berbagai negara tujuan.

Dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut, pameran IFEX 2026 memanfaatkan fasilitas kepabeanan berupa Tempat Penyelenggaraan Pameran Berikat (TPPB). Melalui fasilitas ini, barang pameran yang berasal dari luar negeri memperoleh penangguhan bea masuk serta tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI).

Pemberian sekaligus pengawasan fasilitas TPPB tersebut dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Banten sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan pameran berskala internasional di Indonesia.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Banten, Iwan Agung, menjelaskan bahwa fasilitas kepabeanan tersebut memberikan berbagai kemudahan dalam proses perizinan maupun kegiatan operasional selama pameran berlangsung.

“Hal ini diwujudkan antara lain melalui pemeriksaan pabean yang dilakukan secara selektif di tempat penimbunan berdasarkan manajemen risiko, sehingga kelancaran arus barang tetap terjaga tanpa mengurangi aspek pengawasan,” jelasnya.

Keikutsertaan ratusan perusahaan dalam ajang ini mencerminkan optimisme pelaku industri terhadap prospek pasar global. Berbagai buyer dari kawasan Eropa, Amerika Serikat, Timur Tengah, dan Asia diperkirakan hadir untuk menjajaki kerja sama dagang dan melakukan transaksi langsung dengan produsen Indonesia.

Melalui penyelenggaraan IFEX 2026, ekspor furnitur nasional diharapkan terus meningkat sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemasok furnitur dunia. Pameran ini juga menjadi bukti bahwa industri furnitur Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga memiliki potensi besar untuk terus berkembang di pasar internasional, dengan dukungan pelayanan kepabeanan yang semakin optimal.



Isikan nama, email dan komentar Anda

Highlight Kantor Kami

Website Kanwil Banten